Dinas Pengendalian Penduduk & KB Kota Makassar 2020

Lorong KB
Mobil Unit Pelayanan KB

cari

Salam Keluarga Berencana, semangat pembangunan dalam rangka mencapai keluarga sejahtera berbahagia bagi masyarakat kita. Terima kasih atas kerja selama sebulan yang lalu dan telah mencapai beberapa hal yang telah kita targetkan termasuk laporan F1 dan F2 dari wilayah kerja saudara.

Silakan melihat situasi terakhir hasil kerja saudara dalam sebulan yang lalu dalam tabel dibawah ini:

GRAFIK KESELURUHAN DAN PEMBAHASAN

 

INDIKATOR 1: Capaian Peserta KB Aktif terhadap PUS

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

 

Ø  Berdasarkan hasil rekapan F/I/DAL/13 Tingkat Kota Makassar jumlah peserta KB Aktif sampai dengan bulan Desember 2019 sebesar 133.651 peserta atau 69,18 % terhadap PUS Lapangan 193.191 PUS dan 125,75% terhadap PPM PA 106.279 peserta.

 

Ø  Bila dilihat pencapaian peserta KB Aktif per Kecamatan maka Kecamatan yang tertinggi capaiannya adalah Kecamatan Tamalate sebesar 16.889 atau 70,41 % terhadap PUS Lapangan 24.000 PUS dan 130,68 % terhadap PPM PA 12.932 Peserta.

sedangkan yang terendah capaiannya adalah Kecamatan Wajo dengan capaian 63,18% atau 1.639 peserta KB Aktif dari 2.594 pasangan usia subur (PUS) dan 58,77 % terhadap PPM PA 2.789 peserta.

INDIKATOR 2: Capaian Peserta Aktif  MKJP terhadap jumlah PA

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Pencapaian peserta KB Aktif MKJP Kota Makassar sampai dengan bulan  Desember 2019 sebesar 50.008 peserta atau 37,42% terhadap peserta KB Aktif 133.651 peserta dan 152,60% tehadap PPM PA MKJP sebesar 32.781 peserta.

 

Ø  Bila dilihat pencapaian peserta KB Aktif MKJP perkecamatan, maka Kecamatan yang tertinggi capaiannya adalah  Kecamatan Makassar sebesar 5.242 Akseptor MKJP atau 63,07% dari 8.311 peserta KB aktif  dan yang terendah adalah Kecamatan Sangkarrang  sebesar 350 akseptor MKJP atau 20,42% terhadap 1.711 Peserta KB Aktif.

INDIKATOR 3 : Capaian Peserta KB Aktif Pria terhadap jumlah PA

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Pencapaian peserta KB Aktif  Pria atau partisipasi pria Kota Makassar untuk menjadi peserta KB sampai dengan bulan Desember 2019 sebesar 7.221 Peserta atau 5,40% terhadap peserta KB Aktif 133.651 peserta

Ø  Bila dilihat persentase pencapaian peserta KB Aktif Pria perkecamatan, maka Kecamatan yang tertinggi capaiannya adalah Kecamatan Tallo sebesar 2.071 Akseptor Pria atau 11,89% dari 17.418 peserta KB aktif  dan yang terendah adalah Kecamatan Manggala sebesar 278 akseptor Pria atau 2,27 % terhadap 12.243  Peserta KB Aktif

 

INDIKATOR 4 : Capaian Peserta KB Baru terhadap PPM Desember 2018

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Pencapaian  Peserta KB Baru di Kota Makassar baru mencapai 41.290 Akseptor atau  124,81% dari target / PPM sebanyak 33.081 Akseptor, namun capaian bervariasi antar kecamatan.

Ø  Bila dilihat dari pencapaian Peserta KB Baru,  maka Kecamatan yang tertinggi capaiannya adalah Kecamatan Wajo sebesar 1.068 peserta atau 156,37% terhadap PPM sebanyak 722 Akseptor  dan yang terendah adalah Kecamatan Bontoala sebesar 1.190 atau  102,85% terhadap PPM 1.157 Akseptor.

 

INDIKATOR 5 : Capaian Peserta KB Baru MKJP terhadap PPM

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø Persentase Peserta KB Baru MKJP di Kota Makassar baru mencapai 92,54% (6.986 Akseptor) terhadap 7.549 PPM/Target,

Ø Persentase pencapaian peserta Baru MKJP terhadap Peserta KB Baru perkecamatan, maka Kecamatan yang tertinggi capaiannya adalah Kecamatan Tamalanrea sebesar 411 Akseptor atau  177,92% terhadap 231 PPM/Target Kecamatan dan yang terendah adalah Kecamatan Rappocini  sebesar  312 Akseptor atau  56,12% terhadap 556  PPM/Target Kecamatan

 

INDIKATOR 6 : Capaian Peserta KB Baru Pria terhadap PPM/Target

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Persentase Peserta KB Baru Pria di Kota Makassar mencapai 124,00% (2.738 Akseptor) terhadap 2.808 PPM/Target,

Ø  Peserta KB Baru Kondom sebanyak 2.723 Akseptor dan  15 Akseptor MOP

Ø  Persentase Pencapaian peserta KB baru baru Pria  terhadap Target Peserta KB baru Pria per Kecamatan, maka kecamatan yang tertinggi capaiannya adalah Kecamatan Ujung Pandang sebesar 66 Akseptor atau  2.200,0 % terhadap 3  PPM/Target Kecamatan dan yang terendah adalah Kecamatan Sangkarrang sebesar 7 Akseptor atau  11,29% terhadap 62 PPM/Target Kecamatan perkecamatan.

 

 

INDIKATOR 7: Capaian PUS yang tidak ber-KB dengan berbagai alasan (unmeet need)

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø Persentase Unmeet Need di Kota Makassar sebesar 7,93% (193.191 PUS) terhadap Pasangan Usia Subur (PUS) , namun besarannya bervariasi antar kecamatan.

Ø Jika dilihat Persentase Unmeet Need perkecamatan, maka Kecamatan yang tertinggi Unmeet Need nya adalah Kecamatan Wajo sebesar 19,70% terhadap 2.594 PUS dan yang  terendah adalah Kecamatan Tamalate  sebesar 5,84% terhadap 24.000 PUS Kecamatan

 

INDIKATOR 8 :Capaian anggota Poktan yang berstatus PUS yang ber-KB dan jumlah kelompok PIK-RM

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Persentase Perkembangan BKB  di Kota Makassar mencapai 88,16% (12.290 Akseptor) terhadap 13.940 anggota BKB yang berstatus PUS , namun capaian sangat bervariasi antar kecamatan

Ø  Persentase Perkembangan BKR  di Kota Makassar mencapai 89,83 % (9.342 Akseptor) terhadap 10.400  anggota BKR yang berstatus PUS , namun capaian sangat bervariasi antar kecamatan.

Ø  Persentase Perkembangan BKL  di Kota Makassar mencapai 90,14% (6.245 Akseptor) terhadap 6.928 anggota BKL yang berstatus PUS , namun capaian sangat bervariasi antar kecamatan.

Ø  Persentase Perkembangan UPPKS  di Kota Makassar mencapai 84,95% (2.552 Akseptor) terhadap 3.004 anggota UPPKS yang berstatus PUS , namun capaian sangat bervariasi antar kecamatan.

Ø  Jumlah PIK-Remaja yang telah dibentuk sebanyak 88 kelompok, dengan 75 tahap tumbuh, 8 Tahap Tegak dan 5 Tahap Tegar.

 

 

 

Dinas Pengendalian Penduduk & KB

Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 2 Makassar

Sulawesi Selatan, Indonesia

Telp/Fax : 0411- 317007

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

 

joomla share module