Dinas Pengendalian Penduduk & KB Kota Makassar 2020

Lorong KB
Mobil Unit Pelayanan KB

cari

Salam Keluarga Berencana, semangat pembangunan dalam rangka mencapai keluarga sejahtera berbahagia bagi masyarakat kita. Terima kasih atas kerja selama sebulan yang lalu dan telah mencapai beberapa hal yang telah kita targetkan termasuk laporan F1 dan F2 dari wilayah kerja saudara.

Silakan melihat situasi terakhir hasil kerja saudara dalam sebulan yang lalu dalam tabel dibawah ini:

 

GRAFIK KESELURUHAN DAN PEMBAHASAN

 

INDIKATOR 1: Capaian Peserta KB Aktif terhadap PUS

 

/>

Interpretasi dan rekomendasi:

 

Ø  Berdasarkan hasil rekapan F/I/DAL/13 Tingkat Kota Makassar jumlah peserta KB Aktif sampai dengan bulan

Oktober 2019 sebesar 133.951 peserta atau 69,15 % terhadap PUS Lapangan 193.721 PUS dan 126,04% terhadap

PPM PA 106.279 peserta.

 

Ø  Bila dilihat pencapaian peserta KB Aktif per Kecamatan maka Kecamatan yang tertinggi capaiannya adalah

Kecamatan Tamalate sebesar 16.837 atau 70,25 % terhadap PUS Lapangan 23.967 PUS dan 130,20 % terhadap

PPM PA 12.932 Peserta.

sedangkan yang terendah capaiannya adalah Kecamatan Bontoala dengan capaian 68,28% atau 5.311 peserta

KB Aktif dari 7.778 pasangan usia subur (PUS) dan 135,11 % terhadap PPM PA 3.931 peserta.

INDIKATOR 2: Capaian Peserta Aktif  MKJP terhadap jumlah PA

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Pencapaian peserta KB Aktif MKJP Kota Makassar sampai dengan bulan  Oktober 2019 sebesar 49.897 peserta atau

37,25% terhadap peserta KB Aktif 133.951 peserta dan 152,2% tehadap PPM PA MKJP sebesar 32.781 peserta.

 

Ø  Bila dilihat pencapaian peserta KB Aktif MKJP perkecamatan, maka Kecamatan yang tertinggi capaiannya adalah 

Kecamatan Makassar sebesar 5.228 Akseptor MKJP atau 63,07% dari 8.289 peserta KB aktif  dan yang terendah adalah

Kecamatan Sangkarrang  sebesar 359 akseptor MKJP atau 20,95% terhadap 1.714 Peserta KB Aktif.

 

INDIKATOR 3 : Capaian Peserta KB Aktif Pria terhadap jumlah PA

 

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Pencapaian peserta KB Aktif  Pria atau partisipasi pria Kota Makassar untuk menjadi peserta KB sampai dengan bulan

Oktober 2019 sebesar 7.237 Peserta atau 5,40% terhadap peserta KB Aktif 133.951 peserta

Ø  Bila dilihat persentase pencapaian peserta KB Aktif Pria perkecamatan, maka Kecamatan yang tertinggi capaiannya

adalah Kecamatan Tallo sebesar 2.063 Akseptor Pria atau 11,99% dari 17.209 peserta KB aktif  dan yang terendah

adalah Kecamatan Manggala sebesar 278 akseptor Pria atau 2,28 % terhadap 12.214  Peserta KB Aktif

 

INDIKATOR 4 : Capaian Peserta KB Baru terhadap PPM Oktober 2018

 

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Pencapaian  Peserta KB Baru di Kota Makassar baru mencapai 35.341 Akseptor atau  106,83% dari target / PPM

sebanyak 33.081 Akseptor, namun capaian bervariasi antar kecamatan.

Ø  Bila dilihat dari pencapaian Peserta KB Baru,  maka Kecamatan yang tertinggi capaiannya adalah Kecamatan Wajo

sebesar 963 peserta atau 133,38% terhadap PPM sebanyak 722 Akseptor  dan yang terendah adalah Kecamatan Bontoala

sebesar 1.041 atau  89,97% terhadap PPM 1.157 Akseptor.

INDIKATOR 5 : Capaian Peserta KB Baru MKJP terhadap PPM

 

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø Persentase Peserta KB Baru MKJP di Kota Makassar baru mencapai 79,27% (5.984 Akseptor) terhadap

7.549 PPM/Target,

Ø Persentase pencapaian peserta Baru MKJP terhadap Peserta KB Baru perkecamatan, maka Kecamatan yang

tertinggi capaiannya adalah Kecamatan Tamalanrea sebesar 347 Akseptor atau  150,22-% terhadap 231 PPM/Target

Kecamatan dan yang terendah adalah Kecamatan Rappocini  sebesar  355 Akseptor atau  49,65% terhadap 715  PPM/Target

Kecamatan

 

INDIKATOR 6 : Capaian Peserta KB Baru Pria terhadap PPM/Target

 

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Persentase Peserta KB Baru Pria di Kota Makassar mencapai 85,73% (2.143 Akseptor) terhadap 2.808 PPM/Target,

Ø  Peserta KB Baru Kondom sebanyak 2.143 Akseptor dan  0 Akseptor MOP

Ø  Persentase Pencapaian peserta KB baru baru Pria  terhadap Target Peserta KB baru Pria per Kecamatan, maka

kecamatan yang tertinggi capaiannya adalah Kecamatan Ujung Pandang sebesar 66 Akseptor atau  2.200,0 % terhadap

3  PPM/Target Kecamatan dan yang terendah adalah Kecamatan Sangkarrang sebesar 7 Akseptor atau  11,29%

terhadap 62 PPM/Target Kecamatan perkecamatan.

 

 

INDIKATOR 7: Capaian PUS yang tidak ber-KB dengan berbagai alasan (unmeet need)

 

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø Persentase Unmeet Need di Kota Makassar sebesar 7,58% (193.721 PUS) terhadap Pasangan Usia Subur (PUS) ,

namun besarannya bervariasi antar kecamatan.

Ø Jika dilihat Persentase Unmeet Need perkecamatan, maka Kecamatan yang tertinggi Unmeet Need nya adalah

Kecamatan Wajo sebesar 14,80% terhadap 2.811 PUS dan yang  terendah adalah Kecamatan Tamalate  

sebesar 5,94% terhadap 23.967 PUS Kecamatan

 

 

INDIKATOR 8 :Capaian anggota Poktan yang berstatus PUS yang ber-KB dan jumlah kelompok PIK-RM

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Persentase Perkembangan BKB  di Kota Makassar mencapai 88,66% (12.208 Akseptor) terhadap 13.770

anggota BKB yang berstatus PUS , namun capaian sangat bervariasi antar kecamatan

Ø  Persentase Perkembangan BKR  di Kota Makassar mencapai 90,11 % (9.221 Akseptor) terhadap 10.233  

anggota BKR yang berstatus PUS , namun capaian sangat bervariasi antar kecamatan.

Ø  Persentase Perkembangan BKL  di Kota Makassar mencapai 90,10% (6.132 Akseptor) terhadap 6.806 anggota

BKL yang berstatus PUS , namun capaian sangat bervariasi antar kecamatan.

Ø  Persentase Perkembangan UPPKS  di Kota Makassar mencapai 85,13% (2.547 Akseptor) terhadap 2.992 anggota

UPPKS yang berstatus PUS , namun capaian sangat bervariasi antar kecamatan.

Ø  Jumlah PIK-Remaja yang telah dibentuk sebanyak 88 kelompok, dengan 75 tahap tumbuh, 8 Tahap Tegak dan

5 Tahap Tegar.

 

 

 

Dinas Pengendalian Penduduk & KB

Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 2 Makassar

Sulawesi Selatan, Indonesia

Telp/Fax : 0411- 317007

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

 

joomla share module