Dinas Pengendalian Penduduk & KB Kota Makassar 2019

Lorong KB
Mobil Unit Pelayanan KB

cari

Salam Keluarga Berencana, semangat pembangunan dalam rangka mencapai keluarga sejahtera berbahagia bagi masyarakat kita.

Terima kasih atas kerja selama sebulan yang lalu dan telah mencapai beberapa hal yang telah kita targetkan termasuk laporan

F1 dan F2 dari wilayah kerja saudara.

Silakan melihat situasi terakhir hasil kerja saudara dalam sebulan yang lalu dalam tabel dibawah ini:

GRAFIK KESELURUHAN DAN PEMBAHASAN

 

INDIKATOR 1: Capaian Peserta KB Aktif terhadap PUS

 

Interpretasi dan rekomendasi:

 

Ø  Berdasarkan hasil rekapan F/I/DAL/13 Tingkat Kota Makassar jumlah peserta KB Aktif sampai dengan

bulan Juli 2019 sebesar 133.513 peserta atau 68,99 % terhadap PUS Lapangan 193.519 PUS dan 125,63%

terhadap PPM PA 106.279 peserta.

 

Ø  Bila dilihat pencapaian peserta KB Aktif per Kecamatan maka Kecamatan yang tertinggi capaiannya adalah

Kecamatan Tamalate sebesar 16.663 atau 69,73 % terhadap PUS Lapangan 23.898 PUS dan 128,85 %

terhadap PPM PA 12.932 Peserta.

sedangkan yang terendah capaiannya adalah Kecamatan Bontoala dengan capaian 68,05% atau 5.260

peserta KB dari 7.730 pasangan usia subur (PUS).

INDIKATOR 2: Capaian Peserta Aktif  MKJP terhadap jumlah PA

 

 

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Pencapaian peserta KB Aktif MKJP sampai dengan bulan  Juli 2019 sebesar 48.904 peserta atau 36,63% terhadap

peserta KB Aktif 133.513 peserta dan 149,2% tehadap PPM PA MKJP sebesar 32.781 peserta.

 

Ø  Bila dilihat pencapaian peserta KB Aktif MKJP perkecamatan, maka Kecamatan yang tertinggi capaiannya adalah 

Kecamatan Makassar sebesar 5.103 Akseptor MKJP atau 61,73% dari peserta aktif  dan yang terendah adalah

Kecamatan Sangkarrang  sebesar 352 akseptor MKJP atau 20,60% terhadap Peserta Aktif.

 

INDIKATOR 3 : Capaian Peserta KB Aktif Pria terhadap jumlah PA

 

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Pencapaian peserta KB Aktif  Pria atau partisipasi pria untuk menjadi peserta KB sampai dengan bulan Juli 2019

sebesar 7.166 Peserta atau 5,37% terhadap peserta KB Aktif 133.513 peserta

Ø  Bila dilihat persentase pencapaian peserta KB Aktif Pria perkecamatan, maka Kecamatan yang tertinggi capaiannya

adalah Kecamatan Tallo sebesar 2.050 Akseptor Pria atau 12,07% dari peserta aktif  dan yang terendah adalah

Kecamatan Manggala sebesar 275 akseptor Pria atau 2,27 % terhadap Peserta Aktif

 

INDIKATOR 4 : Capaian Peserta KB Baru terhadap PPM Juli 2018

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Persentase Peserta KB Baru di Kota Makassar baru mencapai 76,64% dari target / PPM sebanyak 33.081 Akseptor,

namun capaian bervariasi antar kecamatan.

Ø  Persentase pencapaian peserta KB Baru terhadap PPM perkecamatan, maka Kecamatan yang tertinggi

capaiannya adalah Kecamatan Tamalanrea sebesar 97,58% terhadap PPM  dan yang terendah adalah

Kecamatan Tallo sebesar 67,70% terhadap PPM Kecamatan

 

INDIKATOR 5 : Capaian Peserta KB Baru MKJP terhadap PPM

 

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø Persentase Peserta KB Baru MKJP di Kota Makassar baru mencapai 53,15% (4.012 Akseptor) terhadap 7.549 PPM/Target,

Ø Persentase pencapaian peserta Baru MKJP terhadap Peserta KB Baru perkecamatan, maka Kecamatan yang

tertinggi capaiannya adalah Kecamatan Tamalanrea sebesar 105,63% terhadap PPM/Target Kecamatan

dan yang terendah adalah Kecamatan Makassar sebesar 28,60% terhadap PPM/Target Kecamatan

 

INDIKATOR 6 : Capaian Peserta KB Baru Pria terhadap PPM/Target

 

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Persentase Peserta KB Baru Pria di Kota Makassar mencapai 77,31% (1.707 Akseptor) terhadap 2.808 PPM/Target,

Ø  Peserta KB Baru Kondom sebanyak 1.707 Akseptor dan  0 Akseptor MOP

Ø  Persentase Pencapaian peserta KB baru baru Pria  terhadap Target Peserta KB baru Pria per Kecamatan,

maka kecamatan yang tertinggi capaiannya adalah Kecamatan Ujung Pandang sebesar  1.800,0 %

terhadap PPM/Target Kecamatan dan yang terendah adalah Kecamatan Makassar sebesar 0,00%

terhadap PPM/Target Kecamatan perkecamatan.

 

 

INDIKATOR 7: Capaian PUS yang tidak ber-KB dengan berbagai alasan (unmeet need)

 

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø Persentase Unmeet Need di Kota Makassar sebesar 5,53% (193.519 PUS) terhadap Pasangan Usia Subur (PUS) ,

namun besarannya bervariasi antar kecamatan.

Ø Jika dilihat Persentase Unmeet Need perkecamatan, maka Kecamatan yang tertinggi Unmeet Need nya

adalah Kecamatan Wajo sebesar 9,72% terhadap PUS dan yang  terendah adalah Kecamatan Biringkanaya

sebesar 4,82% terhadap PUS Kecamatan

 

INDIKATOR 8 :Capaian anggota Poktan yang berstatus PUS yang ber-KB dan jumlah kelompok PIK-RM

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Persentase Perkembangan BKB  di Kota Makassar mencapai 89,47% (12.136 Akseptor) terhadap

13.565 anggota BKB yang berstatus PUS , namun capaian sangat bervariasi antar kecamatan

Ø  Persentase Perkembangan BKR  di Kota Makassar mencapai 90,57 % (9.183 Akseptor) terhadap

10.139  anggota BKR yang berstatus PUS , namun capaian sangat bervariasi antar kecamatan.

Ø  Persentase Perkembangan BKL  di Kota Makassar mencapai 90,11% (6.049 Akseptor) terhadap

6.713 anggota BKL yang berstatus PUS , namun capaian sangat bervariasi antar kecamatan.

Ø  Persentase Perkembangan UPPKS  di Kota Makassar mencapai 84,43% (2.517 Akseptor) terhadap

2.981 anggota UPPKS yang berstatus PUS , namun capaian sangat bervariasi antar kecamatan.

Ø  Jumlah PIK-Remaja yang telah dibentuk sebanyak 88 kelompok, dengan 75 tahap tumbuh,

8 Tahap Tegak dan 5 Tahap Tegar.

 

 

 

Dinas Pengendalian Penduduk & KB

Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 2 Makassar

Sulawesi Selatan, Indonesia

Telp/Fax : 0411- 317007

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

 

joomla share module