Dinas Pengendalian Penduduk & KB Kota Makassar 2019

Lorong KB
Mobil Unit Pelayanan KB

cari

Salam Keluarga Berencana, semangat pembangunan dalam rangka mencapai keluarga sejahtera berbahagia bagi masyarakat kita.

Terima kasih atas kerja selama sebulan yang lalu dan telah mencapai beberapa hal yang telah kita targetkan termasuk

laporan F1 dan F2 dari wilayah kerja saudara.

Silakan melihat situasi terakhir hasil kerja saudara dalam sebulan yang lalu dalam tabel dibawah ini:

GRAFIK KESELURUHAN DAN PEMBAHASAN

 

INDIKATOR 1: Capaian Peserta KB Aktif terhadap PUS

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Berdasarkan hasil rekapan F/I/DAL/13 Tingkat Kota Makassar jumlah peserta KB Aktif sampai dengan

bulan Juni 2019 sebesar 133.238 peserta atau 68,91 % terhadap PUS Lapangan 193.356 PUS dan 125,37%

terhadap PPM PA 106.279 peserta.

 

Ø  Bila dilihat pencapaian peserta KB Aktif per Kecamatan maka Kecamatan yang tertinggi capaiannya

adalah Kecamatan Mariso sebesar 6.439 atau 69,60 % terhadap PUS Lapangan 9.251PUS dan 127,71 %

terhadap PPM PA 5.042 Peserta.

sedangkan yang terendah capaiannya adalah Kecamatan Bontoala dengan capaian 67,96% atau 5.239

peserta KB dari 7.709 pasangan usia subur (PUS).

INDIKATOR 2: Capaian Peserta Aktif  MKJP terhadap jumlah PA

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Pencapaian peserta KB Aktif MKJP sampai dengan bulan  Juni 2019 sebesar 48.569 peserta atau 36,45% terhadap

peserta KB Aktif 133.238 peserta dan 148,2% tehadap PPM PA MKJP sebesar 32.781 peserta.

 

Ø  Bila dilihat pencapaian peserta KB Aktif MKJP perkecamatan, maka Kecamatan yang tertinggi capaiannya

adalah  Kecamatan Makassar sebesar 5.081 Akseptor MKJP atau 61,49% dari peserta aktif  dan yang

terendah adalah Kecamatan Sangkarrang  sebesar 352 akseptor MKJP atau 20,62% terhadap Peserta Aktif.

 

INDIKATOR 3 : Capaian Peserta KB Aktif Pria terhadap jumlah PA

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Pencapaian peserta KB Aktif  Pria atau partisipasi pria untuk menjadi peserta KB sampai dengan bulan

Juni 2019 sebesar 7.135 Peserta atau 5,36% terhadap peserta KB Aktif 133.238 peserta

Ø  Bila dilihat persentase pencapaian peserta KB Aktif Pria perkecamatan, maka Kecamatan yang tertinggi

capaiannya adalah Kecamatan Tallo sebesar 2.041 Akseptor Pria atau 12,07% dari peserta aktif  dan

yang terendah adalah Kecamatan Manggala sebesar 275 akseptor Pria atau 2,27 % terhadap Peserta Aktif

 

INDIKATOR 4 : Capaian Peserta KB Baru terhadap PPM Juni 2018

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Persentase Peserta KB Baru di Kota Makassar baru mencapai 65,25% dari target / PPM sebanyak

33.081 Akseptor, namun capaian bervariasi antar kecamatan.

Ø  Persentase pencapaian peserta KB Baru terhadap PPM perkecamatan, maka Kecamatan yang tertinggi

capaiannya adalah Kecamatan Tamalanrea sebesar 83,17% terhadap PPM  dan yang terendah adalah

Kecamatan Sangkarrang sebesar 54,90% terhadap PPM Kecamatan

 

INDIKATOR 5 : Capaian Peserta KB Baru MKJP terhadap PPM

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø Persentase Peserta KB Baru MKJP di Kota Makassar baru mencapai 45,41% (3.428 Akseptor) terhadap

7.549 PPM/Target,

Ø Persentase pencapaian peserta Baru MKJP terhadap Peserta KB Baru perkecamatan, maka Kecamatan

yang tertinggi capaiannya adalah Kecamatan Bontoala sebesar 90,48% terhadap PPM/Target Kecamatan

dan yang terendah adalah Kecamatan Makassar sebesar 24,28% terhadap PPM/Target Kecamatan

 

INDIKATOR 6 : Capaian Peserta KB Baru Pria terhadap PPM/Target

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Persentase Peserta KB Baru Pria di Kota Makassar mencapai 65,90% (1.455 Akseptor) terhadap 2.808 PPM/Target,

Ø  Peserta KB Baru Kondom sebanyak 1.455 Akseptor dan  0 Akseptor MOP

Ø  Persentase Pencapaian peserta KB baru baru Pria  terhadap Target Peserta KB baru Pria per Kecamatan,

maka kecamatan yang tertinggi capaiannya adalah Kecamatan Ujung Pandang sebesar  1.366,67 %

terhadap PPM/Target Kecamatan dan yang terendah adalah Kecamatan Sangkarrang dan Makassar

sebesar 0,00% terhadap PPM/Target Kecamatan perkecamatan.

 

 

INDIKATOR 7: Capaian PUS yang tidak ber-KB dengan berbagai alasan (unmeet need)

 

 

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø Persentase Unmeet Need di Kota Makassar sebesar 7,25% (193.356 PUS) terhadap Pasangan Usia Subur (PUS) ,

namun besarannya bervariasi antar kecamatan.

Ø Jika dilihat Persentase Unmeet Need perkecamatan, maka Kecamatan yang tertinggi Unmeet Need nya

adalah Kecamatan Wajo sebesar 15,06% terhadap PUS dan yang  terendah adalah Kecamatan Rappocini

 sebesar 5,99% terhadap PUS Kecamatan

 

INDIKATOR 8 :Capaian anggota Poktan yang berstatus PUS yang ber-KB dan jumlah kelompok PIK-RM

 

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Persentase Perkembangan BKB  di Kota Makassar mencapai 89,70% (12.166 Akseptor) terhadap 13.563

anggota BKB yang berstatus PUS , namun capaian sangat bervariasi antar kecamatan

Ø  Persentase Perkembangan BKR  di Kota Makassar mencapai 90,06 % (9.031 Akseptor) terhadap 10.028  

anggota BKR yang berstatus PUS , namun capaian sangat bervariasi antar kecamatan.

Ø  Persentase Perkembangan BKL  di Kota Makassar mencapai 89,98% (6.025 Akseptor) terhadap 6.696

anggota BKL yang berstatus PUS , namun capaian sangat bervariasi antar kecamatan.

Ø  Persentase Perkembangan UPPKS  di Kota Makassar mencapai 85,55% (2.546 Akseptor) terhadap 2.976

anggota UPPKS yang berstatus PUS , namun capaian sangat bervariasi antar kecamatan.

Ø  Jumlah PIK-Remaja yang telah dibentuk sebanyak 88 kelompok, dengan 75 tahap tumbuh, 8 Tahap

Tegak dan 3 Tahap Tegar.

 

 

 

Dinas Pengendalian Penduduk & KB

Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 2 Makassar

Sulawesi Selatan, Indonesia

Telp/Fax : 0411- 317007

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

 

joomla share module