Dinas Pengendalian Penduduk & KB Kota Makassar 2019

Lorong KB
Mobil Unit Pelayanan KB

cari

Salam Keluarga Berencana, semangat pembangunan dalam rangka mencapai keluarga sejahtera berbahagia bagi masyarakat kita. Terima kasih atas kerja

selama sebulan yang lalu dan telah mencapai beberapa hal yang telah kita targetkan termasuk laporan F1 dan F2 dari wilayah kerja saudara.

Silakan melihat situasi terakhir hasil kerja saudara dalam sebulan yang lalu dalam tabel dibawah ini:

GRAFIK KESELURUHAN DAN PEMBAHASAN

 

INDIKATOR 1: Capaian Peserta KB Aktif terhadap PUS

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Berdasarkan hasil rekapan F/I/DAL/13 Tingkat Kota Makassar jumlah peserta KB Aktif sampai dengan bulan Mei 2019

sebesar 132.891 peserta atau 68,84 % terhadap PUS Lapangan 193.039 PUS dan 125,04% terhadap PPM PA 106.279 peserta.

 

Ø  Bila dilihat pencapaian peserta KB Aktif per Kecamatan maka Kecamatan yang tertinggi capaiannya adalah Kecamatan

Rappocini sebesar 12.533 atau 69,64 % terhadap PUS Lapangan 17.996 PUS dan 125,78 % terhadap PPM PA 9.964 Peserta.

sedangkan yang terendah capaiannya adalah Kecamatan Bontoala dengan capaian 67,95% atau 5.238 peserta KB

dari 7.709 pasangan usia subur (PUS).

INDIKATOR 2: Capaian Peserta Aktif  MKJP terhadap jumlah PA

 

p> 

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Pencapaian peserta KB Aktif MKJP sampai dengan bulan  Mei 2019 sebesar 48.260 peserta atau 36,32% terhadap

peserta KB Aktif 132.891 peserta dan 147,2% tehadap PPM PA MKJP sebesar 32.781 peserta.

 

Ø  Bila dilihat pencapaian peserta KB Aktif MKJP perkecamatan, maka Kecamatan yang tertinggi capaiannya adalah 

Kecamatan Makassar sebesar 5.0519 Akseptor MKJP atau 61,17% dari peserta aktif  dan yang terendah adalah

Kecamatan Sangkarrang  sebesar 332 akseptor MKJP atau 19,48% terhadap Peserta Aktif.

 

INDIKATOR 3 : Capaian Peserta KB Aktif Pria terhadap jumlah PA

 

p> 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Pencapaian peserta KB Aktif  Pria atau partisipasi pria untuk menjadi peserta KB sampai dengan bulan Mei 2019

sebesar 7.127 Peserta atau 5,36% terhadap peserta KB Aktif 132.891 peserta

Ø  Bila dilihat persentase pencapaian peserta KB Aktif Pria perkecamatan, maka Kecamatan yang tertinggi

capaiannya adalah Kecamatan Tallo sebesar 2.038 Akseptor Pria atau 12,11% dari peserta aktif  dan yang

terendah adalah Kecamatan Manggala sebesar 273 akseptor Pria atau 2,26 % terhadap Peserta Aktif

 

INDIKATOR 4 : Capaian Peserta KB Baru terhadap PPM Mei 2018

 

p> 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Persentase Peserta KB Baru di Kota Makassar baru mencapai 53,88% dari target / PPM sebanyak 33.081

Akseptor, namun capaian bervariasi antar kecamatan.

Ø  Persentase pencapaian peserta KB Baru terhadap PPM perkecamatan, maka Kecamatan yang tertinggi

capaiannya adalah Kecamatan Wajo sebesar 71,75% terhadap PPM  dan yang terendah adalah

Kecamatan Sangkarrang sebesar 33,33% terhadap PPM Kecamatan

 

INDIKATOR 5 : Capaian Peserta KB Baru MKJP terhadap PPM

 

p> 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø Persentase Peserta KB Baru MKJP di Kota Makassar baru mencapai 37,18% (2.807 Akseptor) terhadap 7.549 PPM/Target,

Ø Persentase pencapaian peserta Baru MKJP terhadap Peserta KB Baru perkecamatan, maka Kecamatan yang

tertinggi capaiannya adalah Kecamatan Bontoala sebesar 70,13% terhadap PPM/Target Kecamatan dan yang

terendah adalah Kecamatan Makassar sebesar 18,71% terhadap PPM/Target Kecamatan

 

INDIKATOR 6 : Capaian Peserta KB Baru Pria terhadap PPM/Target

 

p> 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Persentase Peserta KB Baru Pria di Kota Makassar mencapai 53,13% (1.173 Akseptor) terhadap 2.808 PPM/Target,

Ø  Peserta KB Baru Kondom sebanyak 1.173 Akseptor dan  0 Akseptor MOP

Ø  Persentase Pencapaian peserta KB baru baru Pria  terhadap Target Peserta KB baru Pria per Kecamatan,

maka kecamatan yang tertinggi capaiannya adalah Kecamatan Ujung Pandang sebesar  800,00 % terhadap

PPM/Target Kecamatan dan yang terendah adalah Kecamatan Sangkarrang, Ujung Tanah dan Makassar   

sebesar 0,00% terhadap PPM/Target Kecamatan perkecamatan.

 

 

INDIKATOR 7: Capaian PUS yang tidak ber-KB dengan berbagai alasan (unmeet need)

 

p> 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø Persentase Unmeet Need di Kota Makassar sebesar 7,28% (193.039 PUS) terhadap Pasangan Usia

Subur (PUS) , namun besarannya bervariasi antar kecamatan.

Ø Jika dilihat Persentase Unmeet Need perkecamatan, maka Kecamatan yang tertinggi Unmeet Need nya

adalah Kecamatan Wajo sebesar 15,06% terhadap PUS dan yang  terendah adalah Kecamatan Rappocini

 sebesar 5,92% terhadap PUS Kecamatan

 

INDIKATOR 8 :Capaian anggota Poktan yang berstatus PUS yang ber-KB dan jumlah kelompok PIK-RM

 

p> 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Persentase Perkembangan BKB  di Kota Makassar mencapai 89,43% (12.119 Akseptor) terhadap 13.551

anggota BKB yang berstatus PUS , namun capaian sangat bervariasi antar kecamatan

Ø  Persentase Perkembangan BKR  di Kota Makassar mencapai 89,38 % (8.983 Akseptor) terhadap 10.050

 anggota BKR yang berstatus PUS , namun capaian sangat bervariasi antar kecamatan.

Ø  Persentase Perkembangan BKL  di Kota Makassar mencapai 89,31% (6.121 Akseptor) terhadap 6.854

anggota BKL yang berstatus PUS , namun capaian sangat bervariasi antar kecamatan.

Ø  Persentase Perkembangan UPPKS  di Kota Makassar mencapai 83,86 % (2.505 Akseptor) terhadap 2.987

anggota UPPKS yang berstatus PUS , namun capaian sangat bervariasi antar kecamatan.

Ø  Jumlah PIK-Remaja yang telah dibentuk sebanyak 88 kelompok, dengan 75 tahap tumbuh, 8 Tahap

Tegak dan 5 Tahap Tegar.

 

 

 

Dinas Pengendalian Penduduk & KB

Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 2 Makassar

Sulawesi Selatan, Indonesia

Telp/Fax : 0411- 317007

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

 

joomla share module