Dinas Pengendalian Penduduk & KB Kota Makassar 2019

Lorong KB
Mobil Unit Pelayanan KB

cari

Salam Keluarga Berencana, semangat pembangunan dalam rangka mencapai keluarga sejahtera berbahagia bagi masyarakat kita. Terima kasih atas kerja selama sebulan yang lalu dan telah mencapai beberapa hal yang telah kita targetkan termasuk laporan F1 dan F2 dari wilayah kerja saudara.

Silakan melihat situasi terakhir hasil kerja saudara dalam sebulan yang lalu dalam tabel dibawah ini:

 

GRAFIK KESELURUHAN DAN PEMBAHASAN

 

INDIKATOR 1: Capaian Peserta KB Aktif terhadap PUS

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Berdasarkan hasil rekapan F/I/DAL/13 Tingkat Kota Makassar jumlah peserta KB Aktif sampai dengan bulan Maret 2019 sebesar 132.276 peserta atau 68,87 % terhadap PUS Lapangan 192.616 PUS dan 124,46% terhadap PPM PA 106.279 peserta.

 

Ø  Bila dilihat pencapaian peserta KB Aktif per Kecamatan maka Kecamatan yang tertinggi capaiannya adalah Kecamatan Rappocini sebesar 12.485 atau 69,63 % terhadap PUS Lapangan 17.931 PUS dan 125,30 % terhadap PPM PA 9.964 Peserta.

sedangkan yang terendah capaiannya adalah Kecamatan Bontoala dengan capaian 67,91% atau 5.230 peserta KB dari 7.701 pasangan usia subur (PUS).

INDIKATOR 2: Capaian Peserta Aktif  MKJP terhadap jumlah PA

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Pencapaian peserta KB Aktif MKJP sampai dengan bulan  Maret 2019 sebesar 47.615 peserta atau 36,00% terhadap peserta KB Aktif 132.276 peserta dan 145,3% tehadap PPM PA MKJP sebesar 32.781 peserta.

 

Ø  Bila dilihat pencapaian peserta KB Aktif MKJP perkecamatan, maka Kecamatan yang tertinggi capaiannya adalah  Kecamatan Makassar sebesar 4.979 Akseptor MKJP atau 60,37% dari peserta aktif  dan yang terendah adalah Kecamatan Sangkarrang  sebesar 330 akseptor MKJP atau 19,47% terhadap Peserta Aktif.

 

INDIKATOR 3 : Capaian Peserta KB Aktif Pria terhadap jumlah PA

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Pencapaian peserta KB Aktif  Pria atau partisipasi pria untuk menjadi peserta KB sampai dengan bulan Maret 2019 sebesar 7.096 Peserta atau 5,37% terhadap peserta KB Aktif 131.933 peserta

Ø  Bila dilihat persentase pencapaian peserta KB Aktif Pria perkecamatan, maka Kecamatan yang tertinggi capaiannya adalah Kecamatan Tallo sebesar 2.028 Akseptor Pria atau 12,12% dari peserta aktif  dan yang terendah adalah Kecamatan Manggala sebesar 271 akseptor Pria atau 2,26 % terhadap Peserta Aktif

 

INDIKATOR 4 : Capaian Peserta KB Baru terhadap PPM Maret 2018

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Persentase Peserta KB Baru di Kota Makassar baru mencapai 32,32% dari target / PPM sebanyak 33.081 Akseptor, namun capaian bervariasi antar kecamatan.

Ø  Persentase pencapaian peserta KB Baru terhadap PPM perkecamatan, maka Kecamatan yang tertinggi capaiannya adalah Kecamatan Tamalanrea sebesar 41,79% terhadap PPM  dan yang terendah adalah Kecamatan Mariso sebesar 18,42% terhadap PPM Kecamatan

 

INDIKATOR 5 : Capaian Peserta KB Baru MKJP terhadap PPM

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø Persentase Peserta KB Baru MKJP di Kota Makassar baru mencapai 21,29% (1.607 Akseptor) terhadap 7.549 PPM/Target,

Ø Persentase pencapaian peserta Baru MKJP terhadap Peserta KB Baru perkecamatan, maka Kecamatan yang tertinggi capaiannya adalah Kecamatan Tamalanrea sebesar 39,83% terhadap PPM/Target Kecamatan dan yang terendah adalah Kecamatan Makassar sebesar 5,58% terhadap PPM/Target Kecamatan

 

INDIKATOR 6 : Capaian Peserta KB Baru Pria terhadap PPM/Target

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Persentase Peserta KB Baru Pria di Kota Makassar mencapai 31,02% (685 Akseptor) terhadap 2.808 PPM/Target,

Ø  Peserta KB Baru Kondom sebanyak 685 Akseptor dan  0 Akseptor MOP

Ø  Persentase Pencapaian peserta KB baru baru Pria  terhadap Target Peserta KB baru Pria per Kecamatan, maka kecamatan yang tertinggi capaiannya adalah Kecamatan Ujung Pandang sebesar  166,67 % terhadap PPM/Target Kecamatan dan yang terendah adalah Kecamatan Sangkarrang, Ujung Tanah dan Makassar   sebesar 0,00% terhadap PPM/Target Kecamatan perkecamatan.

 

 

INDIKATOR 7: Capaian PUS yang tidak ber-KB dengan berbagai alasan (unmeet need)

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø Persentase Unmeet Need di Kota Makassar sebesar 7,38% (192.616 PUS) terhadap Pasangan Usia Subur (PUS) , namun besarannya bervariasi antar kecamatan.

Ø Jika dilihat Persentase Unmeet Need perkecamatan, maka Kecamatan yang tertinggi Unmeet Need nya adalah Kecamatan Wajo sebesar 15,09% terhadap PUS dan yang  terendah adalah Kecamatan Rappocini  sebesar 5,81% terhadap PUS Kecamatan

 

INDIKATOR 8 :Capaian anggota Poktan yang berstatus PUS yang ber-KB dan jumlah kelompok PIK-RM

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Persentase Perkembangan BKB  di Kota Makassar mencapai 89,87% (12.025 Akseptor) terhadap 13.380 anggota BKB yang berstatus PUS , namun capaian sangat bervariasi antar kecamatan

Ø  Persentase Perkembangan BKR  di Kota Makassar mencapai 89,90 % (8.961 Akseptor) terhadap 9.968  anggota BKR yang berstatus PUS , namun capaian sangat bervariasi antar kecamatan.

Ø  Persentase Perkembangan BKL  di Kota Makassar mencapai 90,04% (6.086 Akseptor) terhadap 6.759 anggota BKL yang berstatus PUS , namun capaian sangat bervariasi antar kecamatan.

Ø  Persentase Perkembangan UPPKS  di Kota Makassar mencapai 85,06 % (2.453 Akseptor) terhadap 2.884 anggota UPPKS yang berstatus PUS , namun capaian sangat bervariasi antar kecamatan.

Ø  Jumlah PIK-Remaja yang telah dibentuk sebanyak 87 kelompok, dengan 75 tahap tumbuh, 8 Tahap Tegak dan 5 Tahap Tegar.

 

 

 

Dinas Pengendalian Penduduk & KB

Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 2 Makassar

Sulawesi Selatan, Indonesia

Telp/Fax : 0411- 317007

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

 

joomla share module