Dinas Pengendalian Penduduk & KB Kota Makassar 2019

Lorong KB
Mobil Unit Pelayanan KB

cari

Salam Keluarga Berencana, semangat pembangunan dalam rangka mencapai keluarga sejahtera berbahagia bagi masyarakat kita. Terima kasih atas kerja selama sebulan yang lalu dan telah mencapai beberapa hal yang telah kita targetkan termasuk laporan F1 dan F2 dari wilayah kerja saudara.

Silakan melihat situasi terakhir hasil kerja saudara dalam sebulan yang lalu dalam tabel dibawah ini:

GRAFIK KESELURUHAN DAN PEMBAHASAN

 

INDIKATOR 1: Capaian Peserta KB Aktif terhadap PUS

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Berdasarkan hasil rekapan F/I/DAL/13 Tingkat Kota Makassar jumlah peserta KB Aktif sampai dengan bulan Februari 2019

sebesar 131.933 peserta atau 68,59 % terhadap PUS Lapangan 192.339 PUS dan 101,70% terhadap PPM PA 129.723 peserta.

 

Ø  Bila dilihat pencapaian peserta KB Aktif per Kecamatan maka Kecamatan yang tertinggi capaiannya adalah Kecamatan

Rappocini sebesar 12.495 atau 69,60 % terhadap PUS Lapangan 17.952 PUS dan 100,25 % terhadap PPM PA 12.464 Peserta.

sedangkan yang terendah capaiannya adalah Kecamatan Bontoala dengan capaian 67,88% atau 5.224 peserta KB dari 7.696

pasangan usia subur (PUS).

INDIKATOR 2: Capaian Peserta Aktif  MKJP terhadap jumlah PA

 

 

/>

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Pencapaian peserta KB Aktif MKJP sampai dengan bulan  Februari 2019 sebesar 47.263 peserta atau 35,82% terhadap

peserta KB Aktif 131.933 peserta dan 98,0% tehadap PPM PA MKJP sebesar 48.232 peserta.

 

Ø  Bila dilihat pencapaian peserta KB Aktif MKJP perkecamatan, maka Kecamatan yang tertinggi capaiannya adalah 

Kecamatan Makassar sebesar 4.968 Akseptor MKJP atau 60,29% dari peserta aktif  dan yang terendah adalah

Kecamatan Sangkarrang  sebesar 328 akseptor MKJP atau 19,41% terhadap Peserta Aktif.

 

INDIKATOR 3 : Capaian Peserta KB Aktif Pria terhadap jumlah PA

 

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Pencapaian peserta KB Aktif  Pria atau partisipasi pria untuk menjadi peserta KB sampai dengan bulan Februari 2019

sebesar 7.096 Peserta atau 5,38% terhadap peserta KB Aktif 131.933 peserta

Ø  Bila dilihat persentase pencapaian peserta KB Aktif Pria perkecamatan, maka Kecamatan yang tertinggi capaiannya

adalah Kecamatan Tallo sebesar 2.019 Akseptor Pria atau 12,16% dari peserta aktif  dan yang terendah adalah

Kecamatan Manggala sebesar 270 akseptor Pria atau 2,25 % terhadap Peserta Aktif

 

INDIKATOR 4 : Capaian Peserta KB Baru terhadap PPM Februari 2018

 

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Persentase Peserta KB Baru di Kota Makassar baru mencapai 14,30% dari target / PPM sebanyak 46.432 Akseptor,

namun capaian bervariasi antar kecamatan.

Ø  Persentase pencapaian peserta KB Baru terhadap PPM perkecamatan, maka Kecamatan yang tertinggi capaiannya

adalah Kecamatan Tamalanrea sebesar 18,43% terhadap PPM  dan yang terendah adalah Kecamatan Mariso

sebesar 5,82% terhadap PPM Kecamatan

 

INDIKATOR 5 : Capaian Peserta KB Baru MKJP terhadap PPM

 

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø Persentase Peserta KB Baru MKJP di Kota Makassar baru mencapai 12,53% (946 Akseptor) terhadap 7.549 PPM/Target,

Ø Persentase pencapaian peserta Baru MKJP terhadap Peserta KB Baru perkecamatan, maka Kecamatan yang

tertinggi capaiannya adalah Kecamatan Tamalanrea sebesar 22,94% terhadap PPM/Target Kecamatan dan

yang terendah adalah Kecamatan Makassar sebesar 3,60% terhadap PPM/Target Kecamatan

 

INDIKATOR 6 : Capaian Peserta KB Baru Pria terhadap PPM/Target

 

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Persentase Peserta KB Baru Pria di Kota Makassar mencapai 19,75% (436 Akseptor) terhadap 2.208 PPM/Target,

Ø  Peserta KB Baru Kondom sebanyak 436 Akseptor dan  0 Akseptor MOP

Ø  Persentase Pencapaian peserta KB baru baru Pria  terhadap Target Peserta KB baru Pria per Kecamatan, maka

kecamatan yang tertinggi capaiannya adalah Kecamatan Manggala sebesar  66,67 % terhadap PPM/Target

Kecamatan dan yang terendah adalah Kecamatan Sangkarrang, Ujung Tanah dan Makassar   sebesar 0,00%

terhadap PPM/Target Kecamatan perkecamatan.

 

INDIKATOR 7: Capaian PUS yang tidak ber-KB dengan berbagai alasan (unmeet need)

 

 

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø Persentase Unmeet Need di Kota Makassar sebesar 7,42% (192.339 PUS) terhadap Pasangan Usia Subur (PUS) ,

namun besarannya bervariasi antar kecamatan.

Ø Jika dilihat Persentase Unmeet Need perkecamatan, maka Kecamatan yang tertinggi Unmeet Need nya adalah

Kecamatan Wajo sebesar 15,19% terhadap PUS dan yang  terendah adalah Kecamatan Rappocini  sebesar 5,82%

terhadap PUS Kecamatan

 

INDIKATOR 8 :Capaian anggota Poktan yang berstatus PUS yang ber-KB dan jumlah kelompok PIK-RM

 

 

 

Interpretasi dan rekomendasi:

Ø  Persentase Perkembangan BKB  di Kota Makassar mencapai 89,35% (11.977 Akseptor) terhadap 13.405 anggota

BKB yang berstatus PUS , namun capaian sangat bervariasi antar kecamatan

Ø  Persentase Perkembangan BKR  di Kota Makassar mencapai 89,90 % (8.931 Akseptor) terhadap 9.934  anggota

BKR yang berstatus PUS , namun capaian sangat bervariasi antar kecamatan.

Ø  Persentase Perkembangan BKL  di Kota Makassar mencapai 89,60% (6.050 Akseptor) terhadap 6.752 anggota

BKL yang berstatus PUS , namun capaian sangat bervariasi antar kecamatan.

Ø  Persentase Perkembangan UPPKS  di Kota Makassar mencapai 85,48 % (2.455 Akseptor) terhadap 2.872 anggota

UPPKS yang berstatus PUS , namun capaian sangat bervariasi antar kecamatan.

Ø  Jumlah PIK-Remaja yang telah dibentuk sebanyak 87 kelompok, dengan 75 tahap tumbuh, 8 Tahap Tegak

dan 5 Tahap Tegar.

 

 

 

Dinas Pengendalian Penduduk & KB

Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 2 Makassar

Sulawesi Selatan, Indonesia

Telp/Fax : 0411- 317007

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

 

joomla share module